2.11.11

LINTASAN HATI



Diam, Termenung dan Membisu
Memandang kelamnya malam
Memandang taburan bintang di angkasa
Melihat bayangan di atas wajahku

Termenung ‘ku melangkah di hidup ini
Hanya ada renungan yang membayang di pikiranku
Wahai dunia, apakah ini yang sebenarnya
Sungguh indah di cahaya mata

Tapi entahlah yang sebenarnya
Seakan sendiri melangkah pahitnya hidup ini
Mungkin ‘ku tak sendiri
Seandainya kau ada di sini denganku
Berbagi rasa yang sama
Walaupun takkan pernah sama
Tapi hanya bayangmu yang selalu menemaniku
Hiasi malam sepiku

‘Ku sangat ingin bersama dirimu
Memang tak selalu ada yang terbaik
Dari diri ini
Tapi ‘ku tak akan pernah berpaling darimu
Jiwa, rasa dan indera 
Sanggupkah ‘ku terus terlena'
Tanpa ada seorangpun yang menemaniku
Anganlah...
Hanya pikiran yang mematung tersirat
Coretan ini seutas lintasan dalam pikiranku
Untuk diriku seorang, atau juga untuk dirimu

Pasrahlah...
Seperti terbesit heningan diriku
Ya karim, Ya rahman
Hanya kepadamu aku berpulang dan menghiba
Tentang semua yang terjadi dalam hidupku
Sesungguhnya aku hanya hamba yang daif
Yang telah engkau ciptakan....

Tapi semua akan ‘ku jalani
Seperti rambut ini yang kian memutih
Menunggu dan melangkah seorang diri
Seperti untaian melati yang berguguran
Mata ini merah menahan tangis
Wahai jiwa apakah ‘ku sanggup menahan
Menahan semua seorang diri!
Seandainya ada dirimu yang menemaniku
Tapi apakah itu mungkin?
Hanya diam yang jujur menjawab….





31.10.11

RASA PERASAAN




Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tidak terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
Kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, 
entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, 
mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata 
” tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata 
” tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”

Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
Bukanlah apa yang kamu lihat, 
melainkan apa yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu, 
karena takut kau berpaling dan memberi jarak, 
dan bila suatu saat pergi, 
kau akan menyadari bahwa 
dia adalah cinta yang tak kau sadari.






29.10.11

KU SENANDUNGKAN RINDU



Disini
diantara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana kutanamkan hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di fajar


Dan untuk kesekian kalinya
kurasakan kau begitu jauh
meski kita saling berteduh
dibawah langit yang sama


Auraku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan ku senandungkan rindu ini
antara angin , antara laut
antara sunyi
dan hening malam...







27.10.11

aku pengemis



Ku tadah jemari sepuluh ini
ku mohon belas ihsan
ku tadah pandangan
secebis perasaan
seurat pengertian
air yang menitik lewat mata ini
pencuci dosa di hati
kasihani aku
limpahi aku
rasa cinta yang telah usang
dihatimu
andai ada ehsan mu
andai ujud lagi kasih mu
aku menadah keikhlasan mu
sungguh aku hanya pengemis 
disudut kehidupanmu....





26.10.11

HAMPA RASA



Terkadang masa lalu menjadi sebuah kenangan
terkadang sebuah kenangan menjadi penantian
entahlah...entahlah....
dalam hatiku berkecamuk rasa tak menetu
dicintai salah , mencintai pun juga salah


Terkadang ingin bebas lepas terhempas
dimana tidak ada penderitaan
bebas berlari tertawa dan menyanyi sesuka hati
tapi duniaku penuh kekecewaan...
tetesan airmata dan misteri kehampaan
tempat dimana bertemu kesayangan
ada ragu dan prasangka yang terpendam
ada rahsia dibalik kehidupan....
perlahan aku menyadari akan sebuah kemunafikan


sungguh aku hampa
hampa pada rasa
pada cinta....






25.10.11

TEMAN


Teman
Hulurkanlah tanganmu bila aku terjatuh
Pimpinlah tanganku bila aku tersesat
Hamparkanlah bahumu saat aku berduka
Peluklah aku bila aku berjaya


Teman 
aku harap kau selalu ada
saat aku memerlukanmu
saat suka dan duka menjenguk jiwaku
saat aku hilang tempat aku berpaut


Dan saat itu.....harap kau hulurkan tanganmu
bersama keikhlasan hati
tanda tulus ikatan kita


Teman 
aku tidak berharap kau jadi insan sempurna
kerana aku juga tidak sempurna
aku tidak berharap kau jadi pelindungku
aku hanya berharap kau memberi sedikit semangatmu
untuk aku berdiri tegak
berani menempuh hidup yang mencabar ketabahan


Teman
genggamlah tanganku andai engkau tak mampu berdiri sendiri
peluklah aku tika kesepian menemanimu
tangan ini tidak pernah kuat memegangmu
hanya keikhlasan dapat kutawarkan
dan hati yang sanggup mendengarkan
Aku memerlukanmu sepertimana engkau memerlukanku...









24.10.11

HADIR MALAM


Mencoba mengiring malam lewat nadi
sekelebat ada bayangmu merentas angan
di detak jantung menghiris sukma
terdengar bisikmu mencengkam hati


Selaras detik waktu meruncing
ada getar kerinduan ditiap sunyi sang malam
menjangkaumu sungguh anugerah
seperti memeluk rembulan di malam hari


Menitiku dalam gelap malam
meraih asa dalam dekapan 
meski tak seperti mendapatkan nyata
ku tantang hadirmu lewat titian malam


Hadirmu selalu kutunggu
hadirmu selalu ku bayang
datang dan menitilah malam bersamaku
mengais asa yang tercabik luka