airmata yg menitis
airmata cintakah itu
airmata rindukah itu
sayu
sendu
hanya kalbu yg mengerti
sepi
hambar
airmata keinsafankah itu
airmata taubatkah itu
syahdu
pilu........
21.1.11
malam, aku dan DIA
tahajjud cinta
sepertiga malam
hening, sepi
hanya aku dan DIA
kerana kasihnya tidak pernah berkurangan
kerana kasihnya sentiasa memaafkanku
kerana kemaafannya lebih besar dari kesilapanku
DIA kekasih abadi........
sepertiga malam
hening, sepi
hanya aku dan DIA
kerana kasihnya tidak pernah berkurangan
kerana kasihnya sentiasa memaafkanku
kerana kemaafannya lebih besar dari kesilapanku
DIA kekasih abadi........
19.1.11
pertemuan
Pelangi takkan ada tanpa hujan..
Matahari takkan ada jika hujan…
Takkan ada air mata, jika tak ada cinta…
Takkan ada sakit, Jika tak ada cinta…
Terkadang cinta membuat bahagia…
Terkadang cinta menyisakkan derita…
Tuhan menciptakan hambanya berpasangan…
Agar bisa menjalani kehidupan…
Namun tak semuanya bisa menyatu…
Jika tak pernah bertemu….
Kita di pertemukan bukan untuk menunggu…
Tetapi untuk menjadikan hati kita satu….
Apa yang kita rasa…
Tak selalu sama….
Menjadikan bahagia…
Jadi derita….
Merubah air mata…
Menjadi tawa….
Namun ketika cinta tak ada….
Semua berubah menjadi Hampa…..
Matahari takkan ada jika hujan…
Takkan ada air mata, jika tak ada cinta…
Takkan ada sakit, Jika tak ada cinta…
Terkadang cinta membuat bahagia…
Terkadang cinta menyisakkan derita…
Tuhan menciptakan hambanya berpasangan…
Agar bisa menjalani kehidupan…
Namun tak semuanya bisa menyatu…
Jika tak pernah bertemu….
Kita di pertemukan bukan untuk menunggu…
Tetapi untuk menjadikan hati kita satu….
Apa yang kita rasa…Tak selalu sama….
Menjadikan bahagia…
Jadi derita….
Merubah air mata…
Menjadi tawa….
Namun ketika cinta tak ada….
Semua berubah menjadi Hampa…..
Erti waktuku
Satu detik kita berkenalan
Satu jam kita berteman
Satu hari kita saling bersahabat
Satu minggu kita saling percaya
Satu bulan kita saling mengerti
Satu tahun kita saling mencintai dan menyayangi
Namun ......
Satu detik saja tak bersua denganmu
Maka .......
Dunia ini terasa hampa , dan
Satu kehidupan pun tak kan cukup
untuk melupakanmu
Satu jam kita berteman
Satu hari kita saling bersahabat
Satu minggu kita saling percaya
Satu bulan kita saling mengerti
Satu tahun kita saling mencintai dan menyayangi
Namun ......
Satu detik saja tak bersua denganmu
Maka .......
Dunia ini terasa hampa , dan
Satu kehidupan pun tak kan cukup
untuk melupakanmu
17.1.11
Ku pohon kemaafan
Aku bukan seperti engkau sangkakan,
Pura-pura dalam berjuang,
Aku bukan seperti engkau sangkakan,
Pura-pura ketika berkata,
Namunku akui diri ini penuh dengan khilaf,
Yang sering terlanjur kata,
Juga tidak pandai bermadah pujangga.
Teman,
Kupohonkan kemaafan,
Keterlanjuran yang berulang kali.
Teman,
Kita patrikan di sini,
Berakhirnya sebuah lamunan duniawi,
Terima syukur taufik Ilahi.
Teman,
Kita patrikan di sini,
Sebuah kejayaan yang memberikan kebahagiaan hidup dunia akhirat.
Teman,
Jika daku terkasar bahasa,
Maafkanlah diriku.
Pura-pura dalam berjuang,
Aku bukan seperti engkau sangkakan,
Pura-pura ketika berkata,
Namunku akui diri ini penuh dengan khilaf,
Yang sering terlanjur kata,
Juga tidak pandai bermadah pujangga.
Teman,
Kupohonkan kemaafan,
Keterlanjuran yang berulang kali.
Teman,
Kita patrikan di sini,
Berakhirnya sebuah lamunan duniawi,
Terima syukur taufik Ilahi.
Teman,
Kita patrikan di sini,
Sebuah kejayaan yang memberikan kebahagiaan hidup dunia akhirat.
Teman,
Jika daku terkasar bahasa,
Maafkanlah diriku.
16.1.11
REFRESH Hati
Bila kita memulakan sesuatu...
Kadang-kadang kita lupa letakkan niat
Kadang-kadang kita lupa baca Bismillah
Sebab tu bila ada masalah,
Kita cepat menyerah..
Bila kita berniat...Kadang-kadang kita lupa letakkan usaha,
Kadang-kadang kita tunggu disergah baru hendak mengolah,
Sebab tu bila kerja tak menjadi,
Kita mula angkat kaki...
Bila kita berusaha...
Kadang-kadang lupa pula hendak berdoa,
Siang malam kerah tenaga dan masa...
Sebab tu bila kerja masih tak sempurna,
Kita mudah putus asa...
Bila kita berniat, berusaha dan berdoa...
Kadang-kadang kita lupa pula untuk bertawakkal pada Yang Esa.
Bertawakal pun pada bicara tapi di hati masih buta.
Sebab tu bila dilanda masalah,
Kita marah tak tentu hala...
Bila kita berniat, berusaha, berdoa dan bertawakal...
Kadang-kadang kita tetap alpa,
Nak sebut Alhamdulillah pun payah,
Berdoa pun sekali sekala,
Bersyukur sekejap cuma..
Sebab tu bila kita berjaya,
Allah datangkan ujian dan musibah...
Supaya kita ingat dan kembali ke jalan redha,
Tetapi kita kecewa sampai mencari jalan mudah..
Membenci diri memusuhi nadi.
Sedangkan...
Kita manusia ciptaan Allah,
Bernafas di udara yang sama,
Bila lemah Allah itu ada,
Bila derita Allah itu bersama,
Senang, susah, sedih, gembira...
Allah takkan lupa pada langkah kita.
Tapi sememangnya lahiriah kita,
Kadang-kadang lebih suka dipuji,
Sebab itu kita jarang memuji Yang Maha Terpuji,
Kadang-kadang lebih suka dicintai,
Sebab itu kita lupa menyintai Yang Maha Menyintai,
Kadang-kadang kita lebih suka menyendiri,
Tapi lupa Allah sedang memerhati...
Sebab itu teruskanlah bermuhasabah pada pencipta,
Kerana dalam firman Allah;
"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya. (Ar-Ra'd:11)"
Kerana itu..
Pada masalah harus bersabar dan redhaPada ujian harus tabah dan teguh
Pada kegagalan harus usaha, doa dan tawakkal
Pada kejayaan harus usaha, doa dan tawakkal..
Sama tetapi tidak serupa,Kerana kejayaan di dunia bukan pengukur kejayaan di sana
Kekayaan harta di dunia bukan jaminan kebahagiaan di sana
Kesusahan dan penderitaan di dunia belum tentu bersambung di sana
Kealpaan kita di dunia pasti menjadi kesakitan kita di sana...
Di sana itulah yang perlu kita kejar,
Agar dunia mengikuti dengan redha...
Di sana,
Akhirat yang pasti...
Syurga yang terindah,
Atau
Neraka yang menyala!
10 Tips Kecantikan untuk HAWA
- Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkan kata-kata kebaikan.
- Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
- Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.
- Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.
- Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.
- Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa, jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur.
- Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri, dan satu lagi untuk menolong orang lain.
- Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.
- Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Kerana di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang.
- Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.
Langgan:
Catatan (Atom)



