9.12.11

HATI INI


Hati ini mengapa masih ragu
pada perasaan yang melanda
hati ini kenapa masih bertanya
soalan yang tak punya jawapan

Hati ini mengapa masih beku
pada seruan yang menyapa
hati ini kenapa belum ikhlas
ketentuan yang pasti....

Begitu jauhkah hati
seumpama luas langit terbentang
sedalam lautan tak terjangkau
segelap malam nan sepi

Biaskanlah hati
singkaplah tabir duniawi
hamparkan redha Ilahi
carilah sempurna nurani...


7.12.11

SEHAMPAR KASIH SEGULUNG RINDU


Kala fikiran tertanya-tanya
adakah aku insan pencinta
pada bumi dan alam semesta
pada detik itu juga
sang khayalan menjelma
disebalik sebuah pemikiran
yang dusta semata....

Kala jemari menari lesu
fikiran turut terkesima
pada sang bintang di batasan madu 
dan ketika itu
hadirlah segelung rindu
yang bias mengukir
sehampar madah syahdu....



MUTIARA HATI


01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;
02. Sabar apabila mendapat kesulitan;
03. Tawakal apabila mempunyai rencana;
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
08. Jangan iri dengan kekayaan orang;
09. Jangan hasad dan iri atas kelebihan orang;
10. Jangan sombong kalau memperolehi kejayaan;
11. Jangan tamak kepada harta;
12. Jangan terlalu obses akan sesuatu kedudukan;
13. Jangan hancur karena kezaliman;
14. Jangan goyah karena fitnah;
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram;
17. Jangan sakiti ayah dan ibu;
18. Jangan usir orang yang meminta-minta;
19. Jangan sakiti anak yatim;
20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);
23. Lakukan solat dengan ikhlas dan khusyu;
24. Lakukan solat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid;
25. Biasakan solat malam;
26. Perbanyak dzikir dan do’a kepada Allah;
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;
28. Sayangi dan santuni fakir miskin;
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;
30. Jangan marah berlebih-lebihan;
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah;
33. Berlatihlah konsentrasi fikiran;
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan;
36. Jangan percaya ramalan manusia;
37. Jangan terlampau takut miskin;
38. Hormatilah setiap orang;
39. Jangan terlampau takut kepada manusia;
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;
41. Berlakulah adil dalam segala urusan;
42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;
44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;
45. Perbanyak silaturrahim;
46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;
47. Bicaralah secukupnya;
48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;
49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;
50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;
51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;
52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;
53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;
54. Hormatilah kepada guru dan ulama;
55. Sering-sering bershalawat kepada nabi;
56. Cintai keluarga Nabi saw;
57. Jangan terlalu banyak hutang;
58. Jangan terlampau mudah berjanji;
59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;
60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat;
61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh;
62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;
63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila mampu;
64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;
65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;
66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya;
67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita;
68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan
69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.
70. Jangan melukai hati orang lain;
71. Jangan membiasakan berkata dusta;
72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;
73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;
74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;
75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita
76. Jangan membuka aib orang lain;
77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita;
78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;
79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;
80. Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya;
81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama,bangsa dan negara;
82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;
83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;
84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;
85. Hargai prestasi dan pemberian orang;
86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan;
87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan.
88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan keadaan diri kita;
89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fizikal atau mental kita menjadi terganggu;
90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;
91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita;
92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat  menyebabkan orang lain terhina;
93. Jangan cepat percaya kepada berita buruk berkenaan saudara kita sebelum dipastikan kebenarannya;
94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;
95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;
96. Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri;
97. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan;
98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerosakan;
99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang

“Sebarkanlah walau satu ayat pun” (Sabda Rasulullah SAW)
“Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu.
Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (Surah Al-Ahzab:71)




6.12.11

Benarkah sayang?


Benarkah sayang itu tulus
dari jiwa insan yang bergelar kekasih
andai menegur kearah kebaikan pun...
ditakuti , boleh mendatangkan marah


Benarkah sayang itu jujur
andai ditegur oleh insan yang berkongsi hidup
tidak dapat diterima dengan lapang dada
walau sebenarnya untuk kebaikan mu
di SANA nanti?


Masih samar bukan?
sebenarnya selagi bernama insan
hidup dimukabumi ini
masing-masing masih penting diri
pentingkan perasaan sendiri
kemahuan diri
bangga diri tidak terkecuali
masih lupa takdir azali....


Lupa bahawa ada tanggungan menanti
menegur yang salah
memperbetulkan yang tidak benar...
meski harus menyakiti hati yang tersayang...
meski mengguris jiwa yang hampir
semuanya akan dipersoalkan
andai berkaitan yang wajib pada syarak
tanggunglah kau nanti di mahsyar
andai kau tidak benar sayang
di dunia hingga akhirat....



2.12.11

SEBARKAN BAHAGIA


Bahagia itu bukan destinasi
yang belum pasti
bahagia ada setiap hari
dinikmati oleh hati


Bahagia anugerah Ilahi
berhak dimiliki
buat siapa yang mencari
dengan petunjuk hakiki


Bahagia perlu diciptakan
bukan sekedar diangankan
dalam setiap keadaan
dalam setiap kesempatan


Usah terus sengsara
bahagiamu didepan mata
ciptakanlah bahagia
dan sebarkanlah bahagia...


~Fatimah Sarha



1.12.11

Antara taat dan terpaksa


Antara taat dan terpaksa
masih adakah bezanya
masihkah wujud ikhlas disitu...
masih bersisakah keyakinan
tatkala dahan berpaut bukan lagi
tempat bergantung.......


Tidak dapatkah kau mengerti
betapa sayu hati
tatkala aku yang harus mencari
pergantungan yang tidak dapat kau beri
masih adakah simpati
buat aku seorang isteri....
menagih pengertian
yang engkau bagai tidak sedari


Bukankah amanah buatmu
bukankah tanggunganmu
yang sengaja kau nafikan
atas segala alasan
yang tiada jalan penjelasan...
sekian banyak pengorbanan
lenyap bersama keegoaan...
janji hanya lafaz berderai
tiada pasti bilakan tertunai
hamparan kaca pecah berderai...



30.11.11

Inilah dunia


Inilah yang sebenarnya...
dunia yang sementara
bagaimana erat pun silahturahim
bagaimana sama darah yang mendaging
apabila berkaitan wang ringgit dan harta
akan menjadi orang asing jua...
betapapun kau besarkan dia
dengan titik peluhmu
dengan kasih sayang saudara serahim
akan menjadi orang lain
bila berkaitan keegoannya...


siapalah menyangka
di hulur ehsan ketika awal hidupnya
di tabur mudah peribadinya
tiada setitik hormat
tiada aroma kenangan
buat pertimbangan
tatkala prasangka melanda jiwa


Inilah dunia sebenarnya
biar berpatah arang berkerat rotan
biar berputus ukhwah saudara sedarah
namun kepercayaan diri
melebihi akal dan budi...


Inilah dunia sebenarnya
yang dikejar saban hari
dari muda hingga usia senja
alpa jua tujuan sebenarnya....