29.10.11

KU SENANDUNGKAN RINDU



Disini
diantara kemeriahan dan bintang
aku memilih sunyi
di mana kutanamkan hektaran rindu untukmu
ketika malam berjatuhan
hingga terdampar di fajar


Dan untuk kesekian kalinya
kurasakan kau begitu jauh
meski kita saling berteduh
dibawah langit yang sama


Auraku...
jika kau percaya angin adalah satu
jika kau percaya samudera adalah biru
akan ku senandungkan rindu ini
antara angin , antara laut
antara sunyi
dan hening malam...







27.10.11

aku pengemis



Ku tadah jemari sepuluh ini
ku mohon belas ihsan
ku tadah pandangan
secebis perasaan
seurat pengertian
air yang menitik lewat mata ini
pencuci dosa di hati
kasihani aku
limpahi aku
rasa cinta yang telah usang
dihatimu
andai ada ehsan mu
andai ujud lagi kasih mu
aku menadah keikhlasan mu
sungguh aku hanya pengemis 
disudut kehidupanmu....





26.10.11

HAMPA RASA



Terkadang masa lalu menjadi sebuah kenangan
terkadang sebuah kenangan menjadi penantian
entahlah...entahlah....
dalam hatiku berkecamuk rasa tak menetu
dicintai salah , mencintai pun juga salah


Terkadang ingin bebas lepas terhempas
dimana tidak ada penderitaan
bebas berlari tertawa dan menyanyi sesuka hati
tapi duniaku penuh kekecewaan...
tetesan airmata dan misteri kehampaan
tempat dimana bertemu kesayangan
ada ragu dan prasangka yang terpendam
ada rahsia dibalik kehidupan....
perlahan aku menyadari akan sebuah kemunafikan


sungguh aku hampa
hampa pada rasa
pada cinta....






25.10.11

TEMAN


Teman
Hulurkanlah tanganmu bila aku terjatuh
Pimpinlah tanganku bila aku tersesat
Hamparkanlah bahumu saat aku berduka
Peluklah aku bila aku berjaya


Teman 
aku harap kau selalu ada
saat aku memerlukanmu
saat suka dan duka menjenguk jiwaku
saat aku hilang tempat aku berpaut


Dan saat itu.....harap kau hulurkan tanganmu
bersama keikhlasan hati
tanda tulus ikatan kita


Teman 
aku tidak berharap kau jadi insan sempurna
kerana aku juga tidak sempurna
aku tidak berharap kau jadi pelindungku
aku hanya berharap kau memberi sedikit semangatmu
untuk aku berdiri tegak
berani menempuh hidup yang mencabar ketabahan


Teman
genggamlah tanganku andai engkau tak mampu berdiri sendiri
peluklah aku tika kesepian menemanimu
tangan ini tidak pernah kuat memegangmu
hanya keikhlasan dapat kutawarkan
dan hati yang sanggup mendengarkan
Aku memerlukanmu sepertimana engkau memerlukanku...









24.10.11

HADIR MALAM


Mencoba mengiring malam lewat nadi
sekelebat ada bayangmu merentas angan
di detak jantung menghiris sukma
terdengar bisikmu mencengkam hati


Selaras detik waktu meruncing
ada getar kerinduan ditiap sunyi sang malam
menjangkaumu sungguh anugerah
seperti memeluk rembulan di malam hari


Menitiku dalam gelap malam
meraih asa dalam dekapan 
meski tak seperti mendapatkan nyata
ku tantang hadirmu lewat titian malam


Hadirmu selalu kutunggu
hadirmu selalu ku bayang
datang dan menitilah malam bersamaku
mengais asa yang tercabik luka



22.10.11

KASIH ABADI




Resah dan gelisah ku rasa
Hidup penuh pancaroba
Roda masa pantas berputar
Menduga iman didada

Daku yang terlena dan terleka 
Tenggelam di lautan dunia
Kabur pandangan mataku
Pada nikmat yang menggunung
Mendustakan kurniaanMu
Tiba murkamu menghukum
Keangkuhanku kian hancur
Lantas ku jatuh dan tersungkur
TanpaMU kasih
Ku tak berdaya 
Hilang punca dan arah
Hanyut alpa di arus bergelora 

Kasih
Daku derita, lemah dan sengsara
Jiwa dan tubuh kepedihan
Terseksa, terhukum
Menanggung kifarah dariMu
telah kulalui semalam
Jalanan kelam dan suram
Lampaui batasan insan
KeagunganMu kulupakan
Rahmat dariMu kudambakan
KeampunanMu kupohonkan

Tuhan 
ku tak berdaya
Tempuh segala
Tanpa kasihMu
Hatiku ini merindui
Sinar cintaMu Yang Agung
Pasrah merayu redhaMu 
Ampuni dosa-dosaku
Rahmat dariMu kudambakan
KeampunanMU ku pohonkan




15.10.11

MATAHARI



Ku datang mencari mu
Yang berselindung dalam bayangan
Ternyatalah  kealpaan
Menjadi duri dalam jiwaku
Semakin jauh menyusur matahari
Semakin aku hilang arah tujuku
Tidak kusangka yang terang akan suram
Meskipun intan bayangnya
Jua tak berwajah

Biarpun gelap malam
Mata terpejam hatiku tenang
Kekusutan ansur pulang
Bersama bayang siang semalam
Baru kutahu ertinya
Sakitnya mencengkam dada
Malam yang sesepi itu
Membuka jalan selebar dunia....