31.1.11

mencari cinta abadi

Ada hati yang terluka,
Ada tangisan di bibir mata,
Ada derita meruntun jiwa,
Ada jiwa tiada bernyawa…
Hati ini sedih sekali,
Ada derita silih berganti,
Ingin pergi membawa diri,
Tempat mengadu hanya Ilahi….
Moga luka boleh diubati,
Moga jiwa hidup kembali,
Moga hati tidak mati,
Moga derita berlalu pergi….
Siapa sangka siapa menduga,
Bahagia dicari derita tiba,
Mengadu nasib pada yang Esa,
Moga tenang seluruh jiwa....

maafkan aku....

aku adalah insan yang tak punya
hanya rasa cinta membara
aku bukanlah wanita hebat
bukan jua bijaksana
tidak juga harta dan rupa
tidak tinggi akhlak budi
tidak juga pelajaran tinggi
benar aku tahu diri...

lafazku sekedar cuma
tingkahku itulah ada
apalah dibanding dirimu
segala arif lagi bijaksana
segala harta dan rupa

maafkan aku !
lafazku sering menyinggung rasa
tingkahku mengguris jiwa
aku hanya insan biasa
sering alpa dunia
bukanlah niat sedia ada
kerana aku tiada istimewa
inilah aku adanya....

30.1.11

siapa dirimu




Siapakah sebenarnya kau, duhai insan Tuhan
Kau menelusup di seluruh belahan diriku
Bersembunyi di setiap sudut persendianku
Berenang lincah bersama aliran darahku
Seakan kau tak akan pergi dari diriku
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan Tuhan
Ketika ingin ku pejamkan mata
Kau hadir dengan senyum manismu
Mengisi di setiap titik anganku
Namun jika ku membuka mata dan terjaga
Kau menari dihadapanku
Bagaimana aku harus bertindak ?
Saat-saat
Setiap waktu
Detik
Menit
Jam
Kau seakan peluk erat diriku
Tak dapatkah aku lepas dari bayangmu ?
Siapakah sebenarnya kau, duhai insan terkasih
Walau hadir hanya dalam alam bawah sadarku
Kau telah menyisakan seribu bayang
Yang tak akan punah meski semua berlalu
Kau juga menorehkan sebuah rasa
Yang tak dapat aku mengerti
Rindukah?




sunyi

Lafaz cinta terlipat rapi
Dalam sunyi yg memelukku erat
Aku ingin memaknai air mata
Tapi dinding rasaku telah beku

Muara hatiku telah gersang
Aku lelah mencerna kata
Serpih2 tetap saja terurai bisu
Ada luka yg bertahta disana
Tersudut brsama sketsa senyum rindu
Yg kusebut itu cinta..

Teman Terkasih

Teman
saat pertama aku mengenalmu, 
kamu adalah yang seperti sudah-sudah
dan kamu tetap aku anggap teman

Teman,
saat kita saling bicara,
banyak cerita yang sering kita dendangkan,
dan kamu tetap aku anggap teman

 Teman,
saat kamu bersedih disini,
banyak rasa dan simpatiku tertumpah untukmu,
dan kamu tetap aku anggap teman

Teman
saat kekasihmu acuhkan kamu
dadaku terasa sesak dan ingin meledak
dan kamu tetap aku anggap teman

Teman
saat kau tersenyum
meliarkan kelucuanmu dan kobarkan kebahagiaan
dan kamu tetap aku anggap teman

Teman
kini saat kau kembali justru aku ingin pergi
pergi tanpa harus meninggalkanmu, temanku
kembalilah teman
maka aku akan segera pergi,
sejauh jarak pandanganmu
dan
ternyata , aku mengasihimu
temanku....

KESABARAN

Salah satu ciri orang-orang beriman ialah
orang-orang yang saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Kesabaran itu adalah bekalan orang yang terpaksa,
dan kerelaan itu adalah darjat ketinggian para arif.
Syukur dan sabar merupakan sarana meningkatkan kualiti diri
agar lebih berharga dalam pandangan Allah.
Setiap hari kita selalu dituntun oleh keinginan.
Kalau tidak sabar, keinginan inilah yang akan menjerumuskan kita.
  Luruskan niat ketika datangnya keinginan.
Kita dikurniakan oleh Allah keinginan.
Keinginan itulah yang menuntun sikap.
Kalau tidak sabar, kita kehilangan niat.
Padahal niat adalah kunci agar amal diterima.
Berhati-hatilah, nafsu akan membutakan kita dari kebenaran.
Kita harus sabar untuk bertanya, benarkah niat saya ini?
Betulkah tujuan saya?
Mintalah petunjuk kepada Allah.
Kegagalan itu adalah ketika kita tidak sabar menghadapi sesuatu hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.


27.1.11

Tanda hati mati

Jika seseorang melihat orang yang susah
Mungkin sakit atau miskin dan papa
Hati tidak tersentuh, jiwa tidak simpati
Menunjukkan jiwa orang itu telah buta

Kalau melihat orang yang mendapat bala
Jiwa orang itu tidak derita
Melihat biasa sahaja
Tidak terasa apa-apa pada jiwa
Menunjukkan peri kemanusiaannya sudah punah

Sekiranya melihat gunung, laut, pemandangan yang indah
Hanya terpesona dengan pandangan itu sahaja
Tidak terasa kehebatan dan kebesaran Allah
Menunjukkan jiwa orang itu telah mati

Orang yang hatinya buta atau mati
Kemanusiaannya sudah punah
Ditunjuk ajar dia marah, diingatkan dia sakit hati
Kalau dia ada kuasa, dia akan bertindak ganas

shahibuzaman